Pada hari Rabu, 8 Juli 2026, mulai pukul 16.00WIB, Wilayah Ngestiharjo Kidul kembali menyelenggarakan agenda Lampah Ratri yang ke-9. Kegiatan yang diprakarsai oleh Kelompok REBON ini menempuh perjalanan spiritual menuju Gereja Salib Suci Gunung Sempu, dengan diikuti oleh peserta dari lintas usia, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga lansia.
Mengusung tema "Tut Wuri Handayani", Lampah Ratri kali ini lahir dari refleksi atas besarnya antusiasme anak-anak untuk ikut serta dalam Lampah Ratri yang dilakukan oleh kelompok REBON bapak-bapak & ibu-ibu sebelumnya. Tema ini dihayati sebagai wujud pendampingan sekaligus pendidikan iman yang nyata bagi anak-anak. Melalui perjalanan ini, para orang tua melakukan laku prihatin dan mendoakan masa depan anak-anak mereka. Di sisi lain, anak-anak yang dilibatkan secara langsung dapat merasakan dan menghargai perjuangan serta keheningan doa orang tua mereka.
Konsep "Tut Wuri" (mendampingi dari belakang/nguladake) dan "Handayani" (memberikan daya dukungan) diterapkan agar anak-anak senantiasa merasa aman, nyaman, dan dikuatkan dalam bertumbuh. Langkah nyata ini juga menjadi bagian dari dukungan konkret Wilayah Ngestiharjo Kidul terhadap program Formatio Iman Berjenjang dan Berkelanjutan (FIBB), sebuah reksa pastoral utama di Keuskupan Agung Semarang (KAS) yang menekankan pendampingan iman yang utuh dan terus-menerus di setiap jenjang usia.
Seluruh rangkaian Lampah Ratri berjalan dengan khidmat, tertib, dan lancar. Apresiasi serta terima kasih yang tulus disampaikan kepada semua pihak yang telah membantu, mengoordinasi, dan mendukung jalannya kegiatan ini hingga selesai dengan baik.



































































