NITIPRAYAN LOR – Rangkaian kegiatan Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) Lingkungan St. Antonius Nitiprayan Lor memasuki pertemuan kedua yang digelar pada Minggu 20 September 2026, pukul 19.00 WIB bertempat di kediaman Ibu Ch Heri Astuti. Pertemuan dipandu oleh Ibu Margareth Widhy Pratiwi, dengan mengangkat tema inti pengajaran Yesus "Menjadi Murid yang Inspiratif" berdasarkan Injil Matius 10:1-15.
Dalam pembukaan acara, pemandu menekankan bahwa pertemuan ini sejalan dengan Arah Dasar IX Keuskupan Agung Semarang periode 2026-2030 yang mendorong umat untuk mewujudkan visi Gereja yang bahagia, menginspirasi, dan menyejahterakan. "Panggilan menjadi murid Yesus bukan hanya tentang menerima sabda, namun kita juga diutus untuk mewujudkan pengharapan dalam tindakan nyata sehari-hari," ujarnya sebelum memulai rangkaian doa dan diskusi.
Rangkaian kegiatan berjalan secara runtut mulai dari nyanyian pujian "Yesus Mengutus Murid-Nya”, doa Ardhas Keuskupan Agung Semarang, doa pembuka, pembacaan Injil, sesi pendalaman teks kitab suci melalui diskusi kelompok, hingga sesi partisipatif "Satu Kebaikan Hari Ini". Dalam sesi interaktif tersebut, peserta secara bergantian berbagi pengalaman menerima kebaikan kecil dari sesama selama seminggu terakhir, yang kemudian diperkuat dengan pesan inti bahwa rasa syukur atas berkat yang diterima adalah langkah pertama untuk menjadi murid yang bisa menginspirasi orang lain.
Seluruh rangkaian pertemuan berjalan lancar di tengah suasana diskusi yang hangat dan kondusif. Bapak Roni selaku Pamong Lingkungan St. Antonius menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam terselenggaranya acara:
"Kami bersyukur kepada Tuhan Yesus atas penyertaan-Nya sehingga pertemuan malam ini dapat berjalan dengan penuh berkat. Terima kasih sebesar-besarnya kepada Ibu Widhy selaku pemandu yang telah menyiapkan materi dengan sangat baik, kepada Ibu Heri yang telah menyediakan tempat pertemuan, dan seluruh umat yang hadir yang berpartisipasi aktif dalam diskusi dan berbagi pengalaman hari ini. Semoga renungan kita tentang menjadi murid yang inspiratif tidak hanya berhenti di ruangan pertemuan ini, tapi bisa kita wujudkan dalam tindakan kecil sehari-hari: berbagi kebaikan kepada tetangga, membantu sesama yang membutuhkan, dan menjadi saksi kasih Tuhan Yesus di lingkungan kita tercinta."
Pertemuan ditutup dengan doa penutup yang menguatkan komitmen seluruh peserta untuk melaksanakan perutusan Tuhan dengan sederhana, setia, dan penuh kasih. Semoga rangkaian kegiatan BKSN selanjutnya dapat terus menjadi ruang penguatan iman dan mempererat kebersamaan, khususnya untuk seluruh umat di Lingkungan St. Antonius Nitiprayan Lor.

































































Leave a Reply