WILAYAH NGESTIHARJO KIDUL – Paguyuban REBORN NgKid, komunitas doa umat wilayah Ngestiharjo Kidul, menggelar agenda rutin spiritual Lampah Ratri edisi ke-10 pada Sabtu, 12 September 2026 pukul 18.00 WIB dengan mengusung tema Rahayu Sagung Dumadi (2). Sebanyak 45 anggota komunitas berkumpul di halaman depan Gereja Santo Petrus Kanisius untuk memulai perjalanan spiritual malam yang telah lama menjadi program pembinaan iman umat wilayah Ngestiharjo Kidul.
Kegiatan yang sepenuhnya digagas atas inisiatif bersama pengurus dan anggota Paguyuban REBORN NgKid ini merupakan wujud nyata implementasi gerakan pastoral Formatio Iman Berjenjang dan Berkelanjutan (FIBB) Keuskupan Agung Semarang. Mengusung pendekatan kegiatan yang "asyik, mendidik, dan tetap berlandaskan ajaran iman Katolik", program ini dirancang khusus untuk memperkuat pondasi iman seluruh kalangan umat lintas usia, termasuk generasi muda dan anak-anak di wilayah Ngestiharjo Kidul.
"Untuk berziarah saja kenapa harus jalan kaki? Dalam Lampah Ratri, kami tidak hanya sekadar berjalan sampai ke tujuan (Gereja / Taman Doa). Lampah Ratri ini adalah laku/ritual. Dalam setiap hembusan napas dan langkah di perjalanan, kita hembuskan doa-doa baik kita, kita doakan tempat-tempat yang kita lewati, kita doakan orang-orang yang kita temui, kita doakan jiwa-jiwa yang terabaikan, kita doakan alam semesta. Dan ditutup dengan doa bersama di gereja atau taman doa dan dilanjutkan dengan doa pribadi," ujar Mas Antoko, Pamong Wilayah Ngestiharjo Kidul.
Rangkaian kegiatan diawali dengan ziarah jalan kaki yang berangkat dari titik kumpul halaman depan Gereja Santo Petrus Kanisius pada pukul 18.30 WIB. Perjalanan spiritual malam menuju lokasi tujuan Gereja Katolik Paroki St. Theresia Sedayu di wilayah Gubug, Argosari, Sedayu, Bantul, Yogyakarta ditempuh selama kurang lebih lima jam, sebelum seluruh rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 23.30 WIB.
Kedatangan rombongan langsung disambut hangat oleh Romo Andri dan jajaran pengurus Gereja St. Theresia Sedayu di halaman depan gereja. Setelah semua peserta beristirahat sejenak untuk melepas lelah pasca perjalanan, pengurus Gereja Sedayu juga telah menyiapkan kudapan dan minuman ringan untuk menyambut seluruh rombongan.
Seluruh rangkaian acara di lokasi tujuan kemudian berlangsung secara berurutan sepanjang malam hingga keesokan harinya:
- Sesi doa bersama yang dipandu Romo Andri, dilanjutkan dengan doa pribadi masing-masing peserta ziarah.
- Sesi berbagi pengalaman spiritual dan refleksi perjalanan dalam obrolan ringan.
- Waktu istirahat dan berbagi makan bersama dengan menu andalan mie rebus yang disiapkan tim panitia.
- Perayaan Ekaristi Minggu pagi keesokan harinya yang dipimpin langsung oleh Romo Andri.
- Acara santap pagi dan ramah tamah bersama seluruh peserta setelah misa, sebelum rombongan berpamitan dengan Romo Andri untuk pulang.
Pasca terselenggaranya rangkaian kegiatan Lampah Ratri, Mas Antoko selaku Pamong Wilayah dan pengurus Paguyuban REBORN NgKid menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan yang diadakan pihaknya bersifat terbuka untuk semua kalangan, dan tidak dibatasi hanya untuk umat yang berdomisili di wilayah Ngestiharjo Kidul.
"Sejauh ini kami rutin menerima partisipasi umat dari luar wilayah, siapa pun yang ingin bergabung selalu kami sambut dengan tangan terbuka," jelasnya.
Mas Antoko selaku perwakilan Paguyuban REBORN NgKid juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya rangkaian kegiatan Lampah Ratri yang berjalan lancar.
"Terima kasih sebesar-besarnya atas berkat dan sambutan hangat dari Romo Andri. Kami juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus Gereja Katolik Santa Theresia Sedayu beserta tim dapur rumah tangga yang telah repot menyiapkan segala kebutuhan dan menjamu kami dengan sangat baik. Tak lupa terima kasih kepada pengurus GKJ Rewulu yang telah menyambut dengan baik rombongan kami, menyediakan tempat istirahat dan minum selama jeda perjalanan. Kami juga berterima kasih kepada seluruh tim Lampah Ratri yang telah mengoordinasi kegiatan ini sehingga terlaksana dengan lancar, serta apresiasi untuk seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Terima kasih, Berkah Dalem," tutupnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Paguyuban REBORN Ngestiharjo Kidul untuk mewujudkan visi komunitas gereja yang membahagiakan, menginspirasi, dan menyejahterakan seluruh lapisan umat. Seluruh rangkaian kegiatan disusun sesuai prinsip FIBB yang mengutamakan pengembangan individu secara utuh, mencakup pemahaman iman, pembentukan moralitas, dan tanggung jawab sosial yang relevan dengan tantangan zaman saat ini.






























































Leave a Reply