Gereja Santo Petrus Kanisius Ngestiharjo

Wilayah Ngestiharjo Kidul – Paroki Administratif Brayat Minulya Wirobrajan

Advertisement

HARI ULANGTAHUN PANGRUKTILAYA YANG KE-44

blank
28

Pangruktilaya adalah paguyuban/badan usaha yang bergerak di bidang sosial ngrukti/merawat jenasah untuk disempurnakan lebih lanjut, dikebumikan atau dikremasi. Pangruktilaya ada yang bersifat sosial murni dan ada yang bersifat sosial komersial, namun semua itu dapat terlaksana dengan baik tidak lepas dari "jer basuki mawa bea". Contoh pangruktilaya sosial komersial seperti PUKY, Budi Abadi, Rumah Duka, dll. Contoh pangruktilaya sosial murni adalah Pangruktilaya Wilayah Ngestiharjo Kidul yang kelangsungan hidupnya memerlukan iuran anggota yang ditetapkan dengan tujuan tidak mencari laba.

Jauh sebelum 1982 umat wilayah Ngestiharjo Kidul guyub rukun gotong royong membangun wisma dan  bermimpi bisa  menjadi Gereja. Dengan tekun dan sabar, akhirnya Gereja itu terwujud untuk peribadatan umat katolik wilayah Ngestiharjo Kidul. Dalam perkembangannya, tanggal 28 Februari 1982 dibentuk Paguyuban Pangruktilaya Ngestiharjo Kidul sebagai bagian dari kegiatan umat Ngestiharjo Kidul disamping kegiatan-kegiatan yang lainnya.

  1. Pangruktilaya Ngestiharjo Kidul didirikan pada tanggal 28 Februari 1982 pada saat itu dipimpin oleh :
  2. Bapak Hartono dengan bendahara bapak C. Sujalmo, 
  3. Bapak Adi Budoyo, 
  4. Bapak Mardi Hartono, 
  5. Bapak Y. Risdiyanto dengan bendahara bapak Kasdiyono
  6. Bapak B. Suryanto
  7. Bapak Dadiono
  8. Bapak Y. Mudjiman
  9. Bapak Agus Suharno dengan bendahara tetap bapak Kasdiono

Dalam perjalanan pangruktilaya banyak mengalami perkembangan baik jumlah anggota maupun kegiatan dan dirasakan banyak manfaatnya dalam perkembangan Gereja Santo Petrus Kanisius Ngestiharjo Kidul. (Risdiyanto)


28 2
28 3

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *