GEREJA WILAYAH SANTO PETRUS KANISIUS NGESTIHARJO

KONSEP
Gereja Katolik yang direncanakan di Ngestiharjo, Bantul, Yogyakarta, merupakan integrasi harmonis antara iman, pelindung Gereja, dan budaya Jawa. Dengan pelindung Santo Petrus Kanisius, tokoh pendidikan Katolik, gereja ini mewujudkan ruang untuk ibadah dan berkumpul.
Desain Simbolisme Arsitektur: Literasi
Bentuk bangunan terinspirasi dari : rak buku, pena, dan pensil, metafora dedikasi hidup Santo Petrus Kanisius untuk mengajar, menulis, dan katekese. Elemen-elemen ini diabstraksikan ke dalam geometri struktural, menciptakan ruang yang membangkitkan semangat intelektual dan refleksi spiritual.
INTEGRITAS KOMUNITAS
Di bawah gereja utama terdapat ruang publik yang dirancang untuk pertemuan komunal, dan kegiatan umat. Area ini berfungsi sebagai tempat diskusi antara gereja dan komunitas yang lebih luas, mendorong persatuan dan keterlibatan sosial. Sebuah taman meditasi di samping kompleks, menawarkan lingkungan yang tenang untuk berdoa, kontemplasi, dan sekaligus pendidikan ekologi mengenai pentingnya ruang terbuka hijau.
Gereja dapat menyelenggarakan lokakarya pendidikan, pertunjukan budaya, dan program pembinaan kaum muda, sejalan dengan misi Santo Petrus Kanisius untuk memelihara kecerdasan dan iman.


DETAIL ELEMEN IDENTITAS



MOODBOARD

TAMPAK DEPAN


TAMPAK BELAKANG


TAMPAK DALAM GEREJA






DENAH GEREJA


PENAMPAKAN GEREJA




ESTIMASI HARGA PEMBANGUNAN


